7 Minyak Masakan Terbaik Untuk Memasak Menurut Ozersky

Banyak orang berpikiran bahwa semua lemak itu setara. Mendiang Joshua Ozersky, seorang penulis dan penulis makanan serta sejarawan ternama dari Amerika Serikat tidak berpikir demikian. Almarhum Ozersky merupakan pria Amerika kelahiran Miami. Dia merupakan seorang pendiri blog makanan pada majalah dwi-mingguan New York dengan nama Grub Street.

Salah satu tulisan Ozersky mengenai lemak pada makanan adalah tentang “7 Minyak Masakan Terbaik Untuk Memasak” yang ditulis di situs Food and Wine. Menurutnya terdapat 7 jenis minyak atau lemak yang bisa dikatakan mempunyai kelebihan dibanding jenis lemak lainnya baik dari cita rasa maupun kualitas.

Ketujuh jenis lemak yang mempunyai keunggulan tersebut adalah:

1. Mentega

Mentega merupakan salah satu jenis lemak yang paling umum digunakan untuk memasak. Mentega merupakan produk olahan susu yang dibuat dengan mengaduk krim susu hingga mengeras. Mentega biasanya digunakan sebagai olesan pada roti dan terkadang digunakan sebagai pengganti minyak untuk menggoreng maupun menumis makanan.

2. Minyak Zaitun

Minyak zaitun merupakan minyak yang di dapat dari buah zaitun. Minyak zaitun yang baik biasanya aman untuk diminum langsung maupun sebagai topping yang dituangkan ke makanan sebelum disajikan. Minyak zaitun mempunyai kandungan lemak tak jenuh yang tinggi sehingga baik bagi kesehatan. Selain untuk makanan, minyak zaitun mempunyai banyak manfaat lainnya seperti sebagai campuran kosmetik maupun untuk obat herbal.

3. Lemak Babi

Lemak babi merupakan lemak yang berasal dari babi. Minyak babi terutama diambil dari bagian yang berlemak dari babi. Menurut penelitian, minyak babi banyak mengandung vitamin B dan mineral yang diperlukan tubuh. Selain itu, lemak babi mengandung banyak sekali asam oleat yang baik bagi jantung dan kulit. Namun, tidak disarankan untuk mengkonsumsi terlalu banyak karena minyak babi juga mudah memicu obesitas.

4. Schmaltz

Schmaltz adalah minyak angsa atau ayam yang digunakan untuk menggoreng. Selain itu, biasanya juga digunakan sebagai bahan olesan roti sama seperti mentega. Schmaltz dibuat dari bagian bagian yang berlemak dari angsa. Schmaltz memiliki aroma yang sangat kuat sehingga umumnya digunakan untuk memasak makanan yang digoreng, dipanggang, maupun direbus.

5. Lemak Ginjal Sapi

Lemak ginjal sapi merupakan jenis lemak yang tidak biasa ditemukan di sekitar kita. Secara tradisional, lemak yang satu ini merupakan suatu resep yang sangat dirahasiakan. Ginjal sapi merupakan jeroan yang biasanya jarang digunakan untuk makanan. Namun, siapa sangka menurut Ozersky, lemak ginjal sapi memiliki cita rasa yang lezat. Biasanya, minyak ini disajikan untuk sukiyaki maupun pot-au-feu.

6. Lemak Domba

Lemak domba merupakan lemak yang didapat dari domba, terutama dari ekor domba. Lemak domba mempunyai cita rasa yang gurih dan asin. Lemak domba pada tradisi Arab biasanya dibekukan kemudian dipotong dadu untuk disimpan. Kemudian saat tiba waktu untuk makan, lemak ini akan sedikit dipanaskan hingga mempunyai tekstur mirip mentega. Setelah itu, lemak domba akan dioleskan pada roti untuk dimakan.

7. Lemak Bebek

Lemak bebek merupakan lemak yang terbuat dari beberapa bagian tubuh bebek yang banyak mengandung lemak. Lemak bebek walaupun memiliki cita rasa yang enak, namun memiliki kandungan kolesterol yang tinggi sehingga biasanya bisa digantikan dengan schmaltz.

Ketujuh lemak tersebut merupakan lemak yang mempunyai cita rasa yang sangat istimewa menurut Joshua Ozersky. Namun, lemak apabila dikonsumsi sebagai makanan secara berlebihan memang tidak baik untuk kesehatan. Walaupun begitu, pengolahan makanan yang tepat akan menghasilkan makanan yang tak hanya lezat tapi juga bergizi serta bernutrisi. Ditambah lagi saat ini sudah terdapat banyak mesin untuk memasak yang canggih dan bisa menjaga gizi dan nutrisi pada makanan. Mesin-mesin tersebut bisa didapatkan dengan mudah karena sudah banyak tempat jual mesin secara online. Sehingga pelanggan tidak harus jauh jauh datang ke tempat penjual.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*