Cluster covid meninggi, BIN tambah mobile lab

Badan Intelijen Negara (BIN) kembali melanjutkan rangkaian uji cepat Covid-19 di Surabaya, Jawa Timur. Setelah sebelumnya di gedung Siola, Tunjungan, pada hari kedua bin mengadakan tes cepat di Jalan Gresik PPI, Surabaya, Jawa Timur.

1

Rangkaian uji massal ini cepat arah dari kepala Bin General Pol (RET.) Budi Gunawan.

Sekretaris utama Bin, Komjen Pol Bambang Sunarwibowo yang mewakili Kepala Bin, langsung meninjau lokasi uji cepat Covid-19 kedua di Surabaya. Dalam ulasannya, Walikota Surabaya Tri Rismaharini hadir.

Bambang mengungkapkan hasil evaluasi uji cepat Masal pertama di gedung Siola, Tunjungan, Surabaya, pada hari Jumat, 29 Mei 2020 memutuskan untuk menambahkan alat uji cepat.

Karena, hasil pengujian tes cepat menunjukkan bahwa warga reaktif cukup tinggi.

“Hari pertama kami mendapat data uji cepat yang kami lakukan dari 613 uji cepat, ternyata kami mendapat reaktif 230. Ini berarti bahwa 38 persen ternyata reaktif.

Oleh karena itu kami meningkatkan kapasitas bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya yang direncanakan hanya 1.000 tes cepat dalam sehari yang melakukan tes massa, direncanakan untuk memulai besok dan di masa depan sekitar 2.000 hingga 3.000 per hari, “kata Bambang Sunarwinowo di Jalan Gresik PPI, Surabaya, Jawa Timur,

Terlepas dari jumlah alat uji cepat yang ditambahkan, BIN juga mengirimkan 1 mobil lab untuk uji swab atau tes PCR.

Tujuannya adalah untuk dapat memaksimalkan pemegaikan penduduk yang merupakan hasil tes cepat reaktif.

“Dan selain itu, melihat jumlah hasil tes cepat yang cukup tinggi kemarin, maka kami menguatkan lagi, dengan mengirimkan 1 Buruh Seluler untuk tes Swab satu lagi.

Jadi itu bisa beroperasi hari besok. Kemudian kami bekerja dengan pemerintah kota untuk ujian massal ini, “jelasnya.

Selanjutnya, Bambang mengantarkan lokasi uji massal dengan cepat akan ditambahkan dalam sehari.

Sebelumnya hanya satu lokasi dalam satu hari, mulai Minggu (31/5) akan ditambahkan 2 atau 3 lokasi tes massa di Surabaya dalam satu hari. Direncanakan uji massal ini cepat akan diadakan selama 5 hari ke depan.

“Hari ini hanya satu poin, maka besok bisa dua atau tiga lokasi yang akan ditentukan oleh Pemerintah Kota Surabaya bersama dengan gugus tugas, kami merencanakan 5 hari, sehingga lokasinya benar-benar tepat dan kami dapat lebih cepat memecahnya. Rantai penyebaran covid – 19, “katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*