Macam Macam Bambu Yang Ada Di Sekitar Kita

Macam Macam Bambu

Assalamualaikum temen temen, kembali lagi disini. Jadi kali ini kita akan membahas mengenai apa saja Macam Macam Bambu. Untuk lebih jelas dan lebih lengkapnya, Yuk simak penjelasan di bawah ini dengan seksama dan jangan sampai ada yang terlewat ya.

Definisi Bambu

Bambu merupakan tumbuhan perdu dengan batang berlubang, kedap air, dan menyebar dengan sistem perakaran rimpang. Bambu Lump umumnya berasal dari daerah tropis seperti Indonesia, Burma, Brazil, Colombia, India, dan China bagian selatan.

Berbagai jenis bambu yang tumbuh di Himalaya dan Andes merupakan rumpun yang tumbuh di daerah beriklim sedang yang bekerja dengan baik di daerah dingin. Bambu bambu umumnya berasal dari daerah beriklim sejuk seperti Jepang, Cina bagian utara, Siberia, dan Amerika Utara.

Bambu bisa berupa semak berukuran 3 meter untuk pohon besar setinggi 30 meter. Seperti kebanyakan rerumputan, bambu tumbuh dan berbunga, menghasilkan biji, dan mati. Karena bambu sangat jarang berbunga, biasanya bambu diperbanyak secara vegetatif.

Jenis bambu rambat ini biasanya berkembang dengan bagian rimpangnya. Sedangkan bambu gumpalan biasanya diperbanyak dengan potongan batang bambu yang berisi ruas-ruas yang memiliki tunas. Cabang pucuk ini kemudian membentuk akar dan menghasilkan rimpang dan batang bambu baru.

Bambu memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi. Artinya bambu akan tumbuh kembali dengan cepat saat dipanen tanpa mengganggu ekosistem. Berbeda dengan pohon, batang bambu menonjol dari permukaan dengan diameter penuh dan tumbuh mencapai ketinggian maksimumnya dalam satu periode vegetasi (sekitar 3 hingga 4 bulan).

Selama berbulan bulan tersebut setiap tunas yang muncul akan tumbuh secara vertikal tanpa ada cabang yang tumbuh hingga mencapai kematangan. Kemudian cabang tumbuh dari ruas dan daun muncul.

Pada tahun berikutnya, dinding batang yang berisi ampas menjadi keras. Pada tahun ketiga batangnya semakin mengeras. Pada tahun kelima, jamur sudah bisa tumbuh di luar batang dan masuk ke batang dan membusuk. Hingga tahun kedelapan (tergantung spesiesnya), pertumbuhan jamur menyebabkan batang bambu membusuk dan roboh.

Ini menunjukkan bahwa bambu paling baik dipanen saat berumur antara tiga dan tujuh tahun. Tinggi atau batang bambu tidak tumbuh setelah tahun pertama, dan bambu yang sudah roboh atau dipanen tidak diganti dengan rebung baru yang pernah tumbuh di atasnya.

Macam Macam Bambu

Bagian ini memberikan informasi tentang jenis dan jenis bambu. Jenis bambu yang ada di Indonesia diperkirakan sekitar 159 jenis dari total 1.250 jenis bambu yang ada di seluruh dunia. Padahal, sekitar 88 varietas bambu merupakan tanaman endemik di Indonesia.

Macam Macam Bambu Yang Ada Di Indonesia

  1. Arundinaria japonica Sieb & Zuc ditemukan oleh Stend di Jawa.
  2. Bambusa arundinacea (Retz.) Liar. (Pring Ori) di Jawa dan Sulawesi.
  3. Bambusa atra Lindl. (Loleba) di Maluku.
  4. Bambusa balcooa Roxb. Di Jawa.
  5. Bambusa blumeana Bl. Ex Schul. f. (Bambu Duri) di Jawa, Sulawesi dan Nusa Tenggara.
  6. Bambusa glaucescens (game) saringan eks Munro. (Bambu Pagar; Cendani) di Jawa.
  7. Bambusa horsfieldii Munro. (Embong Bambu) di Jawa.
  8. Bambusa maculata (bambu tutul; pring tutul) di Bali.
  9. Tutul bambu (Bambusa maculata)
  10. Bambusa multipleks (Bambu Cendani; Mrengenani) di Jawa.
  11. Bambusa polymorpha Munro. Di Jawa.
  12. Bambusa tulda Munro. Di Jawa.
  13. Bambusa tuldoides (Haur Hejo) di Jawa
  14. Pecahan Bambusa vulgaris. (Awi Ampel; Haur Kuneng; Haur Hejo; Pring Kuning) di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Maluku.
  15. Bambu kuning (Bambusa vulgaris)
  16. Dendrocalamus asper (Bambu Petung) di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali dan Sulawesi.
  17. Dendrocalamus giganteus Munro. (Bambu Sembilang) di Jawa.
  18. Dendrocalamus striktur (Roxb) Ness. (Bambu Batu) di Jawa.
  19. Skandens Dinochloa (Bambu Cangkoreh; Kadalan) di Jawa.
  20. Smear pendek Gigantochloa. (Bambu Apus; Bambu Tali) di Jawa.
  21. Bambu apus (Gigantochloa apus).
  22. Gigantochloa atroviolacea (Bambu Hitam; Bambu Wulung; Gombong) di Jawa.
  23. Tonjolan bambu (Gigantochloa atroviolacea)
  24. Gigantochloa atter (Bambu Legi; Bambu Ater; Buluh; Jawa Benel; Awi Ater; Awi Kekes).
  25. Bambu Legi (Gigantochloa atter).

Selain itu, kita perlu mengetahui jenis tali. Cara membuat tali juga berbeda beda. Contohnya, tali sabut kelapa yang dapat dibuat secara manual menggunakan tangan atau dengan menggunakan mesin pemintal tali sabut kelapa.

Demikian penjelasan mengenai apa saja Macam Macam Bambu. Semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*