PENGEMBANGAN PERGURUAN TINGGI SWASTA

Perguruan Tinggi swasta dikerjakan berdasarkan prinsip: akuntabilitas, transparansi, nirlaba,penjaminan mutu, efektivitas dan efisien.
UU Sistem Pendidikan Nasional, menjelaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab dengan antara pemerintah, orang tua dan masyarakat.

Ini artinya, masyarakat mempunyai hak untuk mendirikan dan mengelola peguruan tinggi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penyelenggaraan perguruan tinggi yang
dilakukan masyarakat, dikerjakan melalui badan yang sifatnya fasilitas sosial atau yayasan
yang telah beroleh pengakuan dari pemerintah. Peluang ini dimafaatkan betul oleh
masyarakat, sehingga perguruan tinggi swasta menjamur di mana-mana yang mengakibatkan
adanya persaingan terlalu tinggi.

Keunggulan Kompetitif
Keunggulan kompetitif adalah keunggulan yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan, di mana keunggulannya dipergunakan untuk berkompetisi dan bersaing dengan
organisasi atau perusahaan lainnya, untuk mendapatkan sesuatu. Suatu faktor dikatakan
memiliki keunggulan kompetitif ketika faktor tersebut mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki
pesaing, melakukan sesuatu lebih baik dari faktor lain, atau mampu melakukan sesuatu yang
tidak mampu dilakukan oleh faktor lain (Kuncoro. 2006). Contoh: perusahaan memasarkan
produk dengan memanfaatkan pelayanan yang berfokus pada pelanggan sesuai dengan nilai
unggul perusahaan dalam berkompetisi dengan perusahaan pesaing. Keunggulan perusahaan
dapat ditimbulkan dari kemampuan perusahaan untuk memanfaatkan berbagai sumber daya
dan kapabilitasnya sebagai aset strategik. Keberhasilan pengelolaan aset strategik ini akan
menentukan keunggulan khas perusahaan yang mampu menciptakan posisi diferensial
dibanding para pesaing. Jika keunggulan bersaing didasarkan pada karakteristik struktural,
seperti kekuatan pasar, skala ekonomi, atau lini produk, maka saat ini penekanan pada bisnis
untuk mengirimkan nilai superior secara konsisten menjadi fokus pada pelanggannya. Untuk
melakukan hal ini maka keunggulan kompetitif bukan hanya suatu fungsi dalam peranan
perusahaan tetapi lebih bergantung pada kemampuan perusahaan untuk berubah secara
radikal. Maka ada empat kebutuhan pokok untuk sumber daya yang harus dipenuhi dalam
mencapai keunggulan bersaing yang berkesinambungan, yaitu:
a. Nilai, dengan nilai tambah yang dimiliki akan meningkatkan keunggulan bersaing
perusahaan.
b. Keunikan di antara perusahaan sejenis dan pesaing potensial. Jika suatu perusahaan
memiliki keunikan tersendiri maka akan makin meningkat keunggulan bersaing yang
dimilikinya di antara pesaing.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*