Prosedur Penggunaan Tali Spring Kapal

Tali Spring Kapal

Untuk penambatan ataupun pengikatan kapal di dermaga, sangat dibutuhkan tali spring kapal dalam membantunya. Apalagi jenis dan ukuran kapal yang bersandar memang berbeda setiap waktunya. Makanya dibutuhkan penambat yang kuat sehingga meski dalam kondisi cuaca yang ekstrem sekalipun, kapal di dermaga bisa bersandar secara sempurna dan aman.

Ada 4 sistem tali yang dikenal sebagai media pembantu penambatan kapal di dermaga. Tali yang dimaksud antara lain tali head line (penambat bagian muka), tali stren line (penambat bagian belakang), tali forespring (penambat spring muka), dan tali back spring (penambat spring sisi belakang).

Jika dermaga dalam posisi cuaca tidak menentu, biasanya para nelayan akan berusaha mempertahankan posisi kapal dengan memberikan satu lagi tali penambat yang dinamakan tros melintang. Hal ini difungsikan sebagai tali tambahan agar posisi kapal tidak berubah apalagi jenis kapal barang yang ukurannya sangat besar.

Apa Saja Prosedur Tali Spring Kapal?

Untuk mendapatkan tambatan kapal yang sempurna, maka tali spring kapal juga harus di tarik sesuai prosedur pengikatan yang sesuai. Prosedur yang benar dalam sistem ini antara lain:

Tali lebih dulu memang harus terhubung dengan sisi dermaga. Akan ada tali khusus yang bisa digunakan sebagai pengikat tali di sisi kapal yang biasanya tali ini disebut sebagai tali buangan. Bahan yang biasanya sering digunakan adalah tali manila. Karena sifat tali yang kencang dan kuat mengatasi gentakan kapal.

Ujung tali kemudian akan diberikan beban pemberat dan diakhir ujung tali akan dibuat sebuah simpul sebagai pengikat erat ke sisi dermaga. Dengan simpul yang kuat dan pemberat yang sesuai beban kapal maka jika ada goncangan sistem penambat ini tidak akan membuat kapa bergerak.

Tali troos yang tersambung akan dimasukkan pada sebuah bolder. Sistem penarik tali ini dinamakan hibob tang dikencangkan dengan sebuah alat yang dinamakan stroper. Dengan menghubungkan dengan warping wich yang ada di stroper maka penarikan tali akan berjalan secara otomatis.

Jika ada kelebihan beban dari ukuran kapal yang bersandar, tali tambat akan semakin mendapatkan guncangan yang besar. Dengan sistem penambatan yang aman ini maka akan ada bantuan dari kapal tunda.

Itulah prosedur tali spring kapal yang bisa dijadikan gambaran mudah saat Anda bergerak di bidang ini. Sistem penambatan yang aman akan memberikan jaminan jika kapal akan bersandar sesuai dengan permintaan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*