Proses Pengaspalan Jalan

Aspal merupakan salah satu material yang kerap digunakan untuk melapisi tanah. Kita tentu akrab dengan material ini karena jalan yang kita lewati sehari-hari dilapisi dengan aspal. 

Ketika berada di jalan raya, kita pun kerap melihat ada proses pengaspalan yang sedang dikerjakan. Dalam pengaspalan jalan sendiri, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui hingga aspal tersebut siap digunakan. 

 

Langkah-Langkah Pekerjaan Pengaspalan Jalan

  • Pekerjaan Pengukuran (Pemetaan)

Lakukan pengukuran badan jalan dengan theodolit ataupun total station untuk mengetahui jarak dan tikungan jalan serta jalur yang tepat.

  • Pekerjaan Clearing & Grubbing (Pembersihan Jalan)

Jika ada beton atau aspal lama yang sudah benar-benar rusak maka bongkar terlebih dahulu. Begitu pula dengan lahan baru, bersihkan dari sampah, pohon dan tunggulnya, rumput liar, lumpur, dan sebagainya menggunakan ekskavator.  

  • Pekerjaan Stripping (Pembentukan Badan Jalan)

Pekerjaan galian dan timbunan berupa menentukan kemiringan yang diperlukan dengan cara memotong tanah.

  • Pekerjaan SubGrade (Pemadatan Tanah)

Lapisi dasar dengan tanah asli (jika sudah baik)/tanah urugan yang didatangkan/tanah yang distabilkan dengan semen atau kapur. Pemadatan dilakukan menggunakan buldoser atau vibrator roller.

  • Pekerjaan Sub Base Course (Pelapisan untuk Pondasi Bawah)

Pekerjaan ini berupa penghamparan material untuk lapisan pondasi bawah (LBP) berupa batu kali atau batu kapur/gamping. Perataan ini menggunakan motor grader atau backhoe loader dan pemadatannya menggunakan tandem roller.

  • Pekerjaan Base Course (Pelapisan untuk Pondasi Atas)

Pekerjaan ini berupa penghamparan material untuk lapisan pondasi atas (LPA) berupa batu pecah (70%) dan campuran abu batu atau pasir (30%). Cara penghamparan dan perataan fondasi atas sama seperti pada pondasi bawah. Padatkan kembali dengan tire roller sambil disiram air secukupnya.

Setelah rata, semprotkan prime coat (lapis resap pengikat). Sebelum disemprotkan, bersihkan debu dan kotoran menggunakan kompresor.

  • Pekerjaan Binder Course (Lapisan Antara)

Lakukan penghamparan aspal AC-BC (Asphalt Concrete – Binder Course) menggunakan asphalt paver/finisher. Padatkan menggunakan tandem roller. Setelah itu, hamparkan tack coat (lapis perekat) dan bersihkan debu menggunakan kompresor.

  • Pekerjaan Wearing Course (Lapisan Aus)

Setelah dicor tack coat, lakukan penghamparan lapisan permukaan dengan aspal AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course). Penghamparan menggunakan asphalt paver/finisher dan pemadatan menggunakan tandem roller.

  • Pekerjaan Finishing

Lakukan pemadatan jalan dengan pneumatic tire roller.

  • Pekerjaan Marka Jalan

Proses tambahan terakhir adalah pengaplikasian marka jalan yang diperlukan.

 

Jasa Pengaspalan di Jakarta untuk Proyek Pengaspalan Anda

Bagi yang berada di Jakarta dan sekitarnya, percayakan pengerjaan pengaspalan Anda pada Jasa Pengaspalan Jakarta. Ada berbagai layanan pengaspalan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Dengan memilih jasa pengaspalan terpercaya maka Anda tidak perlu lagi kerepotan. Anda akan mendapatkan penanganan profesional dengan hasil terbaik, tepat waktu, dan bergaransi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*