Resep Pizza dari Roti Tawar

Resep Pizza dari Roti Tawar

Pada artikel kali ini saya akan membahas resep pizza dari  roti tawar. Resepnya sangatlah sederhana dan tidak rumit. Untuk informasi lebih jelasnnya, simak artikel berikut ini!

Tips Memilih Roti Tawar

Resep Pizza dari Roti Tawar

Dibandingkan dengan roti tawar, roti tawar yang terbuat dari gandum utuh, bekatul atau gandum utuh mengandung lebih banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Roti yang terbuat dari bahan-bahan tersebut memiliki kandungan protein yang lebih tinggi, kaya akan serat, mineral, vitamin dan antioksidan, serta rendah lemak dan bebas kolesterol.

Namun, jangan langsung memakan label pada kemasan roti tawar. Jika terbuat dari biji-bijian utuh, ada baiknya untuk melihat kembali bahan-bahannya.

Ada beberapa roti tawar yang mengaku terbuat dari whole grain tapi sebenarnya masih menggunakan tepung halus sebagai bahan utamanya.

Beberapa roti putih juga mengandung garam (natrium), yang membantu meningkatkan rasa dan mengontrol ragi. Rata-rata, setiap irisan roti tawar mengandung 200 mg sodium.

Perhatikan jumlah roti putih yang Anda makan, karena batas asupan natrium tertinggi yang direkomendasikan adalah 1.800 mg per hari.

Ketika roti putih dikonsumsi secara berlebihan, meski berlabel rendah kalori, tubuh tetap menerima kalori ekstra, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan berbagai efek negatif.

Makan roti putih dengan bijak dan jangan berlebihan. Pilih roti tawar yang menurut Anda dibuat dengan bahan-bahan terbaik. Konsultasikan dengan ahli gizi sebelum dikonsumsi jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu.

Kandungan Roti Tawar

Ternyata ada 3 kandungan dalam satu potong roti yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita, seperti:

  • Mengandung karbohidrat yang meningkatkan energi sekitar 3%
  • Roti tawar juga mengandung sekitar 0,2% lemak.
  • Roti tawar mengandung 7 gram protein.

Resep Pizza dari Roti Tawar

Resep Pizza dari Roti Tawar

Bahan-bahan:

  • 6 lembar roti tawar kupas.
  • 1 bawang bombay ukuran sedang, potong besar sesuai selera
  • 3 siung bawang putih, geprek, cincang
  • 100 gr dada ayam, iris tipis
  • 5 sosis, potong diagonal
  • 3 sendok makan saus tomat
  • 1 sendok teh saus tiram
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 1/4 sdt garam (opsional, sausnya cukup asin)
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok makan minyak untuk menggoreng
  • keju mozzarella parut sesuai selera
  • 3 sendok makan saus tomat
  • 3 sendok makan saus cabai
  • 1/4 sendok teh oregano atau bumbu campuran sesuai keinginan

Langkah-langkah

  1. Potong roti putih yang sudah disiapkan menjadi kubus.
  2. Pindahkan ke mangkuk, lalu tambahkan telur.
  3. Campur dengan baik. Masukkan semuanya ke dalam teflon, tambahkan saus sambal/tomat, lalu haluskan.
  4. Potong sosis menjadi irisan tipis dan tata di atas roti tawar yang sudah di teflon.
  5. Tutup dengan mayones, tambahkan keju dan taburi dengan oregano.
  6. Masak dengan api kecil hingga matang.

Sejarah Pizza

Pizza memiliki sejarah yang panjang, rumit, dan tidak terduga yang sering menimbulkan banyak perdebatan. Asal kata “pizza” tidak jelas, tetapi pertama kali muncul dalam bahasa Latin abad pertengahan pada tahun 997, dan di Naples pada abad ke-16 galette disebut pizza.

Pada saat itu, pizza adalah alat pembuat roti, adonan yang digunakan untuk menentukan suhu oven. Makanan untuk orang miskin, pizza dijual di pinggir jalan dan belum menjadi resep dapur yang populer.

Sebelum abad ke-17, pizza dilapisi saus mayones putih. Kemudian digantikan oleh minyak, keju, tomat atau ikan – pada tahun 1843 Alexandre Dumas Pere menggambarkan topping pizza yang berbeda.

Pada bulan Juni 1889, koki Neapolitan Mergharita dari Savoy, Raffaele Esposito, menciptakan “Pizza Margherita”, pizza yang diisi dengan tomat, mozzarella dan basil untuk mewakili warna bendera Italia, untuk menghormati Ratu Italia. Dia adalah orang pertama yang menambahkan keju.

Urutan yang tepat di mana banyak dari roti tipis Mediterania kuno dan abad pertengahan menjadi makanan lezat yang populer di abad ke-20 masih belum diketahui hingga saat ini.

Manfaat Pizza bagi Kesehatan

Resep Pizza dari Roti Tawar

1. Sumber protein

Satu potong pizza keju mengandung 15 gram protein. Tubuh Anda membutuhkan protein untuk banyak hal. Misalnya untuk pembentukan sel-sel tubuh dan untuk penyerapan energi dalam tubuh.

2. Serat yang bermanfaat

Percaya atau tidak, faktanya pizza mengandung serat yang bisa melancarkan saluran pencernaan dan menurunkan kolesterol. Sepotong pizza mengandung 3,2 gram serat.

3. Kaya vitamin

Siapa bilang Anda tidak bisa mendapatkan vitamin dari pizza? Pizza mengandung vitamin C dan vitamin A – terutama pizza sayuran.

4. Tinggi kalori

Sepotong pizza pepperoni dan keju mengandung 250 kalori – lebih banyak dari pizza vegetarian dengan 200 kalori.

5. Tinggi kandungan garam

Kebanyakan pizza memiliki kandungan garam yang tinggi, yaitu 500-700 mg per potong. Sedangkan konsumsi garam harian manusia harus <1500 mg. Jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat meningkatkan tekanan darah.

6. Mencegah kanker

Saus yang melapisi dasar pizza terbuat dari tomat, yang mengandung likopen, senyawa antioksidan yang dapat mencegah kanker. Ada juga kandungan vitamin B6 dan mangan, yang juga dapat mencegah kanker.

7. Mencegah penyakit jantung

Beberapa bahan untuk membuat pizza menggunakan minyak zaitun. Minyak ini dapat membantu tubuh mengurangi kadar lemak jahat yang berperan dalam penyakit jantung.

8. Meningkatkan stamina

Ada sejumput bawang putih di pizza, yang mengandung vitamin C. Vitamin ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

9. Mencegah osteoporosis

Sebagian besar pizza diberi topping keju. Produk susu ini diketahui mengandung kalsium yang dapat melindungi tubuh dari osteoporosis.

Pada dasarnya, pizza memiliki beberapa nutrisi baik yang penting bagi tubuh. Tapi ingat, jangan berlebihan. Lebih baik lagi jika Anda makan pizza buatan sendiri.

Dengan cara ini Anda bisa menggunakan bahan-bahan pilihan sekaligus mengontrol kadar garam untuk kesehatan tubuh.

Sekian artikel resep pizza dari roti tawar, semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencobannya!

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*